Kaum Syi’ah menyangka bahwa mereka berloyalitas kepada Ahli Bait (keluarga) Rasulullah shallallâhu ‘alaihi wa sallam dan mencintai Ahlul Bait. Mereka juga menyangka bahwa madzhab mereka diambil dari ucapan-ucapan dan perbuatan-perbuatan Ahlul Bait dan dibangun di atas pendapat-pendapat dan riwayat-riwayat dari Ahlul Bait. Karena alasan kecintaan kepada Ahlul Bait, kaum Syi’ah mengafirkan para shahabat yang dianggap [...]
Baca Seterusnya
Zuhud itu derajatnya lebih tinggi dibandingkan dengan wara’ karena pengertian wara’ adalah meninggalkan sesuatu yang bisa membahayakan kehidupan seseorang, sedangkan Zuhud adalah meninggalkan apa saja yang tidak bermanfaat bagi kehidupan akhiratnya. Diriwayatkan dari Imam asy-Syafi’i rahimahullah bahwasannya beliau berkata,” Seandainya ada seorang yang berwasiat agar memberikan sesuatu kepada orang yang paling berakal, maka harus diberikan [...]
Baca Seterusnya
Jika ahli bid’ah tersebut belum dihukumi kafir dan tidak memungkinkan sholat kecuali di belakangnya seperti sholat ‘ied, Sholat Jum’at , dan sholat berjama’ah lima waktu di suatu kampung yang tidak memiliki imam selain dia, maka dalam keadaan seperti ini dibolehkan. Adapun jika masih memungkinkan sholat sholat di belakang selainnya dari para imam yang baik, maka [...]
Baca Seterusnya
“Syaithan mengikat tengkuk kepala salah seorang dari kalian sebanyak tiga ikatan ketika orang itu sedang tidur. Dia memukul setiap tempat ikatan (seraya berkata), ‘Malam yang panjang atas engkau, maka tidurlah.’ Apabila orang itu bangun kemudian menyebut nama Allah, terlepaslah satu ikatan. Apabila orang itu berwudhu, terlepaslah satu ikatan (yang lain). Apabila orang itu mengerjakan shalat, [...]
Baca Seterusnya
“Berdo’alah kepada Rabbmu dengan merendahkan diri dan suara yang lembut. Sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang yang melampaui batas.” (QS Ghaafir :65) Allah Ta’ala menunjukkan kepada kita tentang dua sifat yang menyertai perintah untuk berdo’a kepada-Nya. Dua sifat itu, ialah tadharru’ dan khufyah. Tadharru’, yaitu mengandung unsur Khusyu’, tadzallul (kerendahan diri dan kehinaan diri). Adapun pengertian [...]
Baca Seterusnya
Oleh Ustadz Abu Asma Kholid Syamhudi Jihad merupakan amal kebaikan yang disyari’atkan Allah. Ia menjadi sebab kokoh dan mulianya umat Islam. Sebaliknya, jika kaum Muslimin meninggalkan jihad di jalan Allah, maka mereka akan mendapatkan kehinaan. Dijelaskan dalam hadits yang shahih : [1] عَنْ ابْنِ عُمَرَ قَالَ سَمِعْتُ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَقُولُ إِذَا [...]
Baca Seterusnya
Benarkah Mengobati orang sakit dengan sedekah? Ungkapan ini sedang berkembang dan populer, apalagi ada ustadz dengan jargon utamanya adalah memperbanyak sedekah atau memindahkan penyakit dengan bersedekah kambing. Apakah hal ini benar? Berikut pembahasannya Sumber ungkapan ini adalah hadits yang diperselisihkan oleh ulama mengenai keshahihannya yaitu, حصنوا أموالكم بالزكاة، وداووا مرضاكم بالصدقة، وأعدوا للبلاء الدعاء “Jagalah [...]
Baca Seterusnya
Pertanyaan: Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh Ustadz, siapakah imam Ja`far ash-Shadiq dan apakah beliau termasuk Ahlu Sunnah? Syukron Dari: Iwan Jawaban: Wa’alaikumussalam Ia adalah seorang ulama besar yang masih keturunan Ahli Bait, yang dicatut oleh ahli bid’ah (baca: Syiah) sebagai tokohnya. Padahal jauh panggang dari api. Aqidahnya sangat berbeda jauh dengan aqidah yang selama ini diyakini orang-orang [...]
Baca Seterusnya