Skip to content

Apa itu Sururi?

Bagi Ikhwah yang biasa mengikuti kajian di majelis taklim manhaj salaf sudah tentu tidak asing di telinga mereka istilah sururi. Namun sayang sekali, istilah ini banyak disalah alamatkan untuk mencela sesama ahlussunnah. Tuduhan sururi pun gencar dilontarkan oleh sebagian kelompok yang juga mengaku Ahlussunnah kepada Ahlussunnah yang lain. Siapa Sururi dan bagaimana ciri-cirinya menjadi semakin kabur dari bahasan para Ulama, dan akhirnya menjadi tuduhan-tuduhan kosong tanpa bukti. Lalu bagaimanakah kita mengenal siapakah sururi dan siapa yang bukan ? dan bagaimana kita mewaspadainya ?

Jawaban yang sederhana dari pertanyaan ini adalah dengan kita belajar mengetahui bagaimana ciri-ciri Sururi, sehingga barangsiapa yang ada padanya ciri-ciri tersebut maka dialah sururi dan siapa yang tidak ada padanya ciri-ciri tersebut maka dia bukan sururi. Pada ceramah berikut ini akan dipaparkan tentang siapakah sururi dan kesalahan sebagian kelompok yang buta dalam menuduh sururi kepada sebagian ustadz ahlussunnah/ salafi yang lain.

Ceramah ini disampaikan oleh Ust. Dr. Ali Musri di Sidoarjo, pada tanggal 28 Februari 2010. Terima kasih kepada Akh Didit dan Akh Rama yang memberikan rekaman kajian ini kepada saya, Jazahumallah khoiron. Semoga bermanfaat. Barokallahu fik

(dr salafiyunpad)

Download Siapakah Sururi 01

Download Siapakah Sururi 02

Download Siapakah Sururi 03

3 Komentar

  1. Dadi M

    Mengenai “siapakah sururi”?, amat di sayangkan apabila julukan itu ditujukan kpd ustadz-ustadz yang sama-sama menda’wahkan/mengajak kepada Agama sebagaimana yang Alloh turunkan kepada Rasululloh Sholallohu alaihi wasallam. Padahal semua Ustadz nya selalu menda’wahkan kpd kaum Muslimin untuk bersatu di atas Manhaj yang hak, kenapa antara sesama uhlusunnah kok saling mentahzir, bahkan menghajr? mhn maaf kalau komentar ana kurang tepat!.

    Diposting pada tanggal 30-Jul-11 jam 1:06 pm | Permalink
  2. Abu Syifa

    Ana ta’lim di ma’had yang jama’ahnya menganggap antum sururi, kalau ana tanya dalilnya, mereka menjawab kata ustadz begitu dan siapa2 yang menerima dana dari At Turots/yayasan hizbi dianggap sururi. Situs mereka http://www.darussalaf.or.id/index.php dan majalahnya Asy Syariah. Namun ana belum pernah mendengarkan langsung dari ustadz hal2 begitu (atau ana baru ikut ta’lim juga). Menurut ana, ini tanggungjawab para asatidz, kalau mereka tasamuh dan mencontoh para salaf dalam menyikapi perbedaan, ana yakin salafi tidak saling bermusuhan begini. Afwan, jazakumulloh khoir wa barokallahu fiik akhi.

    Diposting pada tanggal 13-Apr-12 jam 11:06 pm | Permalink
  3. Abulmundzir Rianthoby

    Semoga yang berkata demikian diampuni oleh Allah Ta’ala krn ketidak tahuannya, atau berkata demikian cuma ikut-ikutan orang-orang yg berkata dgn hawa nafsu tanpa bukti..

    Diposting pada tanggal 16-Sep-12 jam 3:50 am | Permalink

Tulis Komentar

Email antum TIDAK akan ditampilkan (hanya sebagai data kami). Kolom bagian ini harus diisi ! TERIMAKASIH *
*
*

Buletin SMS AnNashihah

Berlangganan Artikel

Tanggapan dan Komentar Pembaca

Artikel Terkait

© 2013 | @ AnNashihah.org | GPL based theme and modified by Team Dakwah and Bontang | Valid XHTML & CSS | Posts RSS & Comments RSS